Tampilkan postingan dengan label soccer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label soccer. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Desember 2009

Madrid, Milan, Bayern advance in Champions League

Real Madrid, AC Milan and Bayern Munich clinched their places in the next round of the Champions League on Tuesday.

The trio, European champions a total 20 times between them, advanced alongside CSKA Moscow after their final group matches.

Cristiano Ronaldo scored twice to help record nine-time European champion Madrid win 3-1 at Marseille and take Group C from Milan, which needed a penalty by Ronaldinho to equalize for a 1-1 draw at FC Zurich.

Bayern advanced behind already-qualified Bordeaux in Group A with a 4-1 win at Juventus that eliminated the Italian side, while CSKA Moscow won 2-1 at Besiktas.

Michael Owen scored a hat trick to give Manchester United a 3-1 win at Wolfsburg to take first place in Group B from CSKA and knock out its opponent. But CSKA's place may be in doubt after UEFA said two of the Russian team's players failed doping tests after a 3-3 draw against Manchester United last month.

UEFA will announce the result of its investigation on Dec. 17, the day before the draw for the next stage.

Ronaldo put Madrid ahead in the fifth minute with a 30-meter (yard) free kick before Marseille playmaker Lucho Gonzalez leveled from close range in the 11th.

Madrid defender Raul Albiol scored in the 60th and Ronaldo rounded off the scoring 10 minutes before the end following a mistake by Marseille goalkeeper Steve Mandanda.

Madrid finished with 13 points, four more than Milan, which trailed until the 64th minute in Switzerland.

Zurich dominated much of the first half and led through Milan Gajic's 29th-minute free kick from 25 yards (meters).

Milan was in real danger of missing out on the next round but Zurich defender Alain Rochat was sent of for a foul on Marco Borriello and Ronaldinho scored the resulting penalty.

Juventus looked to be on course for the next round when David Trezeguet put the Italian side ahead in the 19th, but Bayern got back in the match with a 30th-minute penalty by Joerg Butt - the goalkeeper's third in the Champions League.

Ivica Olic put Bayern ahead six minutes after halftime. Mario Gomez and substitute Anatoliy Tymoshchuk scored in the last seven minutes.

Bordeaux, which won 1-0 at Maccabi Haifa, won Group A with 16 points. Bayern was next with 10 points, while Juventus will play in the Europa League after finishing third with eight.

Maccabi Haifa became the first team to be eliminated from the Champions League without winning a point or scoring a goal.

Group D had already been settled before Tuesday.

First-place Chelsea conceded an 87th-minute equalizer to draw 2-2 with APOEL Nicosia, losing midfielder Michael Essien in the process to what appeared to be a hamstring injury.

FC Porto won 3-0 at Atletico Madrid, which ended even with APOEL on three points but advanced courtesy of the away goal in scored against the Cypriot side.

The final four places will be decided Wednesday. Barcelona, Inter Milan, Rubin Kazan and Dynamo Kiev can all advance from Group F, Unirea Urziceni and Stuttgart are vying to advance from Group G alongside Sevilla, and Olympiakos and Standard Liege are fighting for second place in Group H behind Arsenal.

Fiorentina and Lyon have already secured the top two Group E spots, with the final positions to be decided Wednesday when Fiorentina goes to Europa League qualifier Liverpool and Lyon is at last-place Debrecen.

Read More ..

Selasa, 08 Desember 2009

Juve Kalahkan Inter 2-1, Perebutan Scudetto Makin Menarik



2 Juventus v Inter Milan 1

TURIN - Bentrok Juventus kontra Inter Milan kemarin dini hari WIB (6/12) di Stadion Olimpico, Turin, benar-benar menghibur. Selain sama-sama mencetak gol, pemain kedua tim menyajikan "hiburan" yang lain. Beberapa kali terjadi benturan antar pemain yang memaksa wasit Massimiliano Saccani mengeluarkan delapan kartu kuning dan satu kartu merah.

Insiden paling seru terjadi pada menit ke-87. Kejadian bermula dari tindakan kasar pemain Juve Felipe Melo yang mengasari penyerang Inter Mario Balotelli. Peristiwa tersebut memancing emosi pemain lain.

Kiper Juve Gianluigi Buffon bersitegang dengan gelandang Inter Thiago Motta. Perseteruan itu juga melibatkan Martin Caceres (Juve) dan Walter Samuel (Inter).

Di luar lapangan, situasi ikut panas. Bahkan, pelatih Inter Jose Mourinho harus meninggalkan bangku cadangan karena diganjar kartu merah. Bentrok dua tim terbaik di Italia tersebut akhirnya dimenangi Juve dengan skor 2-1.

Melo membawa tuan rumah unggul dulu lewat golnya pada menit ke-20. Tapi, Inter membalas melalui tandukan Samuel Eto'o hanya enam menit berselang. Kemenangan Nyonya Tua -julukan Juventus- ditentukan oleh aksi Claudio Marchisio pada menit ke-58.

Kemenangan itu menjadi modal penting Juve untuk meladeni Bayern Munchen pada matchday keenam Liga Champions (9/12). "Kemenangan selalu menyenangkan. Ini hasil yang sangat penting sebelum kami bertanding dengan Bayern. Tapi, kami harus tetap waspada dan rendah hati," tutur Alessandro Del Piero, bintang Juve, seperti dilansir Sky Sport Italia.

"Permainan yang sangat ketat. Anda tidak bisa memenanginya dengan mudah. Kami telah melalui pertandingan yang sulit dan sempat dua kali kalah. Reaksi yang bagus dari para pemain," ujar Ciro Ferrara, pelatih Juve, seperti dilansir Reuters.

Bagi Marchisio, penentu kemenangan Juve, golnya ke gawang Julio Cesar sangat berarti. "Saya bekerja keras agar pulih dari cedera. Gol ini lahir atas kerja keras semua pemain," katanya.

Kekalahan Inter membuat peta persaingan scudetto semakin menarik. Nerazzurri -julukan Inter- memang masih berkuasa di puncak klasemen. Tapi, mereka kini hanya terpisah empat poin dengan AC Milan yang terus mengancam. Juve pun tak bisa dipandang remeh karena hanya berselisih satu poin dengan Rossoneri, julukan Milan.

"Kompetisi belum akan berakhir. Perjalanan masih panjang. Milan sekarang tampil baik dan terus merebut poin penting. Sampai akhir musim kami akan terus bertarung untuk mempertahankan gelar," tegas Javier Zanetti, kapten Inter.
sumber; Jawapos

Read More ..

Kamis, 26 November 2009

Menang 1-0 atas Debrecen, Liverpool Tersingkir dari Liga Champions


BUDAPEST - Berakhir sudah sepak terjang Liverpool di Liga Champions musim ini. Langkah jawara lima kali itu terhenti di fase grup kemarin dini hari WIB (25/11). Kemenangan 1-0 atas Debrecen di Budapest tak menolong Liverpool setelah rivalnya di grup E, Fiorentina, meraih kemenangan dengan skor sama (1-0) atas Olympique Lyon di Florence, Italia.

Dari hasil matchday kelima tersebut, Fiorentina berhak menemani Lyon ke babak 16 besar sebagai wakil grup E. Di klasemen sementara, Fiorentina mengoleksi 12 poin dari lima laga. Lyon menyusul dengan 10 poin, Liverpool (7), dan Debrecen yang belum sekali pun meraih poin.

Meski masih tersisa satu laga, dua posisi terbawah klasemen hampir pasti tidak berubah. Liverpool yang kalah head to head oleh Lyon pasti finis di peringkat ketiga sehingga akan melanjutkan kiprah Eropa di babak 32 besar Europa League.

Praktis, persaingan menarik dalam matchday pemungkas (9/12) hanya perebutan predikat juara grup antara Fiorentina dan Lyon. Kans Lyon lebih baik karena hanya akan menjamu Debrecen. Sedangkan Fiorentina bakal away ke Liverpool.

Bagi The Reds (julukan Liverpool), terhenti di fase grup merupakan aib pertama dalam enam edisi terakhir Liga Champions atau sejak menjadi juara pada musim 2004-2005. Jika lebih diperhatikan, pencapaian Steven Gerrard dkk merosot dalam empat edisi terakhir.

"Ketika Anda selalu lolos dari fase grup di lima edisi sebelumnya dan sekarang gagal, itulah bagian dari sepak bola," kata Rafael Benitez, arsitek Liverpool, sebagaimana dilansir Daily Telegraph. "Yang harus kami lakukan selanjutnya adalah memberikan penampilan terbaik di laga pemungkas melawan Fiorentina," tambah pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut.

Liverpool sudah tampil baik saat melawan Debrecen di Stadion Puskas Ferencs kemarin. The Reds seolah menguasai jalannya permainan dari awal sampai akhir. Apalagi setelah David Ngog, pengganti Fernando Torres yang cedera pangkal paha, mencetak gol cepat saat laga baru memasuki menit keempat.

Gol tunggal Ngog mengakhiri catatan tidak pernah menang The Reds di empat laga sebelumnya di berbagai ajang. Kemenangan atas Debrecen sekaligus mengamankan jabatan Benitez. Sebelumnya, beredar rumor bahwa Benitez bakal didepak apabila Liverpool tersisih dari Liga Champions musim ini.

Tapi, Chief Executive Liverpool Christian Purslow memastikan bahwa posisi Benitez tidak terusik. "Posisi Rafa (sapaan akrab Rafael Benitez, Red) masih aman dan dia sama sekali tidak berada dalam tekanan klub. Dia baru menjalani empat bulan dari kontrak lima tahun yang ditekennya di awal musim ini. Jadi, kami masih akan berbisnis dengannya," tegas Purslow di Sportinglife.

Purslow menambahkan, manajemen Liverpool bisa menerima alasan Benitez seputar kegagalan The Reds di Liga Champions. Alasan apa? "Jika Anda menganalisis dua laga kami sebelumnya melawan Lyon, kami harus kebobolan gol-gol di menit-menit akhir. Kami benar-benar tidak beruntung," papar Benitez sebagaimana dikutip The Daily Post.

Read More ..

Sabtu, 21 November 2009

Kesempatan Terbaik Bologna untuk Kalahkan Inter Milan



Bologna vs Inter Milan

BOLOGNA - Konsentrasi Inter Milan terpecah menjelang bertemu Barcelona di matchday ke-5 Liga Champions (24/11). Dini hari nanti WIB, Javier Zanetti dkk harus melawat ke markas Bologna pada giornata (pekan) ke-13 Serie A Liga Italia.

Yang melegakan, apa pun hasil saat melawan Bologna tidak akan mengubah posisi Inter sebagai penguasa klasemen sementara. Tapi, penggawa Nerazzurri (julukan Inter Milan) tetap butuh suntikan motivasi dalam laga yang ditayangkan langsung Telkomvision Tel 2 pukul 00.00 WIB tersebut.

Setelah libur selama 13 hari karena berbenturan dengan laga playoff Piala Dunia 2010 dan pertandingan persahabatan, Javier Zanetti dkk butuh penyesuaian diri. Nah, sebelum menghadapi pertarungan berat melawan Barcelona yang akan menentukan langkah Inter di Liga Champions musim ini, laga melawan Bologna bisa menjadi ajang untuk memanaskan mesin perang.

Secara statistik, rekor Bologna sangat buruk ketika menghadapi Inter. Sejak Februari 2002, Bologna tidak pernah menang atas Inter. Apalagi, saat ini performa mereka sedang labil. Selama musim ini, Bologna hanya menang tiga kali.

"Pertandingan sebelum dan setelah Liga Champions (melawan Barcelona) sangat sulit. Jadi, kami harus tetap konsentrasi. Tujuan kami adalah merebut tiga poin. Setelah itu, baru kami berpikir istirahat," ujar Esteban Cambiasso, gelandang Inter, seperti dilansir Football Italia.


Menghadapi Bologna, kubu Inter tidak bisa menurunkan Wesley Sneijder dan Davide Santon yang cedera. Selain dua pemain itu, allenatore (pelatih) Jose Mourinho memiliki banyak opsi karena semuanya sedang fit.

Di sisi lain, kubu Bologna menyadari konsentrasi Inter sedang terbagi. Karena itu, inilah kesempatan terbaik untuk mengalahkan Inter. "Kami percaya bisa melakukan itu. Keuntungan bermain di kandang harus dimaksimalkan," kata Franco Colomba, pelatih Bologna, kepada Goal.

Striker Bologna Marco Di Vaio lebih realistis memandang laga kontra Inter. "Inter lebih tangguh daripada kami. Karena itu, kami butuh permainan hebat plus keberuntungan. Inter punya skuad yang besar dan merata di semua lini," tutur Di Vaio.

Situasi tersebut membuat Inter tetap berbahaya, meski konsentrasi mereka terbagi. "Nerazzurri punya skuad yang dipenuhi pemain hebat, tidak hanya striker yang bisa mencetak gol," kata Di Vaio. (ham/aww)

Perkiraan Pemain

Bologna (4-4-2)

Pemain: 1-Viviano (g); 84-Raggi, 13-Portanova, 18-Moras, 23-Lanna; 8-Mingazzini, 14-Guana, 85-Adailton, 7-Valiani; 25-Zalayeta, 9-Di Vaio

Cadangan: 15-Colombo, 6-Britos, 11-Vigiani, 19-Tedesco, 20-Giménez, 26-Mudingayi, 41-Marazzina

Pelatih: Franco Colomba

-

Inter Milan (4-3-1-2)

Pemain: 12-César (g); 13-Maicon, 6-Lucio, 25-Samuel, 26-Chivu; 4-Zanetti, 19-Cambiasso, 8-Thiago Motta; 5-Stankovic; 22-Milito, 9-Eto'o

Cadangan : 1-Toldo, 2-Cordoba, 7-Quaresma, 11-Muntari, 14-Vieira, 30-Mancini, 45-Balotelli

Pelatih: Jose Mourinho

-

Head to Head

21/02/09 Bologna vInter Milan 1-2

04/10/08 Inter Milan vBologna 2-1

09/05/05 Bologna vInter Milan 0-1

10/11/04 Inter Milan vBologna 2-2

18/04/04 Inter Milan vBologna 4-2

Di Atas Kertas

Inter Milan berpeluang membawa pulang angka dari Renato Dall'Ara, markas Bologna. Selain karena performanya yang stabil, Inter juga selalu menang atas Bologna dalam tiga bentrok terakhir.

Read More ..

Jamu Everton, MU Harus Menang


MANCHESTER - Manchester United kehilangan enam poin dalam tiga laga terakhir Premier League. Itu seiring kekalahan yang diderita United saat bersua Liverpool (0-2) dan Chelsea (0-1. Alhasil, Setan Merah -julukan United- pun merosot ke peringkat ketiga.

United kini terpaut lima poin (25-30) dari Chelsea yang nangkring di pucuk klasemen. Agar gap tidak makin lebar, United tidak punya pilihan selain harus menang saat menjamu Everton di Stadion Old Trafford dini hari nanti (siaran langsung TV One pukul 00.30 WIB).

''Sampai Maret tahun depan tidak ada lagi break agenda internasional. Jadi, boleh dikatakan kompetisi sesungguhnya baru dimulai,'' ungkap pelatih United Sir Alex Ferguson seperti dilansir Sportinglife.

Ferguson menuding break internasional sebagai penyebab United belum menemukan konsistensi permainan. ''Anda tidak akan mendapatkan kondisi tim yang sama setelah break. Belum lagi apabila banyak pemain datang dengan kondisi cedera setelah membela negara masing-masing,'' katanya.

Ya, beberapa penggawa United memang cedera setelah tampil bersama negaranya. Lihat saja cedera punggung yang membekap Rio Ferdinand sejak bulan lalu. Sementara Michael Carrick mengalami cedera engkel setelah membela Inggris pada laga uji coba melawan Brazil di Qatar pekan lalu (14/11).

Daftar itu bertambah dengan cedera paha yang dialami John O'Shea saat membela Republik Irlandia dalam playoff Piala Dunia 2010 melawan Prancis. Beruntung, Nemanja Vidic sudah bisa dimainkan sehingga United tidak sampai kekurangan stok pemain bertahan.

Everton sejatinya juga mengalami situasi sama. Gara-gara break internasional pada tanggal 10 dan 14 Oktober lalu, tim besutan David Moyes itu tidak pernah menang selama bulan itu (tiga kali seri dan sekali kalah). The Toffees -julukan Everton- baru mencicipi kemenangan lagi saat mengalahkan West Ham United 2-1 (8/11).

''Kami sebenarnya sudah kembali dalam trek dua pekan lalu. Tapi, setelah agenda internasional, saya tidak bisa memastikan apakah kami masih bisa mempertahankan soliditas seperti saat mengalahkan West Ham,'' kata Moyes di Sky Sports.

Everton bukan lawan yang secara tradisi mampu menyulitkan United, khususnya di Old Trafford. Dalam 17 kali laga di Premier League, hanya sekali Everton pulang dengan tiga poin.

Sayang, duel dini hari nanti urung menjadi reuni Neville bersaudara. Yakni, Gary Neville di kubu United dan Phil Neville di pihak Everton. Pada saat Phil ada kans dimainkan lagi setelah pulih dari cedera, Gary justru absen karena skors.

''Kondisi saya sudah cukup baik. Tapi, pekan ini baru memasuki pekan kesembilan dari vonis dokter yang menyatakan saya harus absen 12 pekan pascaoperasi lutut,'' tutur Phil kepada Soccernet. (dns/ca)

http://www.jawapos.com/

Read More ..

Jumat, 20 November 2009

Thierry Henry Mengaku Handsball


Kapten Perancis Thierry Henry mengaku berbuat curang saat meladeni Irlandia Utara pada babak Play Off Piala Dunia 2010. Dalam pertandingan leg kedua yang berlangsung di Stade de France itu Henry melakukan handsball.

Namun bukannya berhenti karena melakukan pelanggaran, striker Barcelona itu meneruskan bola ke William Gallas hingga berbuah gol. Hasil itu membuat skor imbang 1-1, namun Perancis lolos ke PD 2010 dengan agregat 2-1.

"Ya, memang ada handsball. Tapi saya bukan wasit. Saya berada di kotak penalti, ada dua defender di depanku. Bola memantul ke tangan, wasit tidak melihatnya, dan saya main terus," kata Henry seperti dikutip The Daily Mail, Kamis 19 November 2009.

"Itu tak mengubah fakta apa pun, dan saya bahagia kami bisa lolos," tambahnya lagi.

Sebaliknya dari kubu Irlandia Utara, ini menimbulkan kemarahan. Pelatih Giovanni Trapattoni sampai tidak bisa berkata-kata selepas pertandingan. Mr.Trap jelas merasa kalau timnya lebih layak untuk lolos ke PD 2010.

"Saya tak bisa bilang apa-apa karena marah sekali saat ini. Ada kesalahan besar, wasit harusnya bertanya pada Henry. Ini jelas, jelas sekali ada dua keadaan yang salah(offside dan handball)," kata Mr.Trap.

Read More ..

'Kesalahan Wasit dan Handsball Loloskan Prancis' (World soccer competition)


Paris - Ternyata tidak semua orang Prancis menyambut gembira lolosnya tim Ayam Jantan ke Piala Dunia 2010. Mereka yang tak puas itu menyoroti tentang keberuntungan yang dialami oleh Prancis saat wasit mengesahkan gol Les Bleus.

Prancis memastikan lolos ke Afrika Selatan usai bermain imbang 1-1 dengan Irlandia, Kamis (19/11/2009) dinihari WIB. Tim asuhan Raymond Domenech lolos dengan agregat 2-1.

Bermain di kandang sendiri, Prancis sempat tertinggal oleh gol Robbie Keane di menit ke-32. Juara dunia tahun 1998 itu membalas melalui William Gallas di masa extra time.

Gol Gallas tersebut dinilai kontroversial. Pasalnya sebelum gol itu telah terjadi handsball yang dilakukan oleh Thierry Henry. Meski mendapat protes dari para pemain Irlandia, wasit tetap mengesahkan gol itu.

Ternyata peristiwa bola menyentuh tangan tersebut juga diakui beberapa figur sepakbola Prancis. "Kami lolos melalui kesalahan wasit dan kekuatan dari tangan seseorang, serta kegagalan Irlandia memanfaatkan kesempatan," ujar manajer Arsenal Arsene Wenger seperti dikutip dari AFP.

"Ini merupakan bencana. Benar-benar handsball dan semua pemain melihatnya. Namun wasit tidak (melihat peristiwa itu)," demikian pendapat Bixente Lizarazu, mantan pemain nasional Prancis yang ikut berperan dalam hadirnya juara dunia tahun 1998

Read More ..

Minggu, 08 November 2009

Clash with Chelsea, Chelsea Over seeded


Chelsea v Man United

LONDON - Competition Chelsea with Manchester United in the fighting tops the Premier League standings kulminasinya point tonight. Who is most worthy of the highest throne was determined as Chelsea host United at Stamford Bridge (ESPN live broadcast at 23:00 pm).

Chelsea is now only two points ahead of United (27-25). If Chelsea lose, United sauntered to the top. But, with playing at home, nicknamed The Blues, Chelsea, is favored to win the duel. Moreover, the appearance of Chelsea in the league a little better than United.

In the last two games in the Premier League, Chelsea record big win. Namely, melibas Blackburn (5-0) and Bolton (4-0). Instead, two weeks ago, United had just suffered a tragic defeat to Liverpool (0-2).



Liverpool's success that inspired the Chelsea. "Liverpool showed a fantastic game. They're tough and continues to provide pressure on United. That's why they won," said Carlo Ancelotti, Chelsea coach, as reported by Associated Press.

"United is always a mess when pressed middle line. That a good lesson for us. But, it does not mean that we depend on the opponent's weaknesses," said former allenatore AC Milan is.

Meanwhile, United tried hard erase bad memories of two weeks ago. Unfortunately, recent developments do not support. At the heart of defense, United still lost Rio Ferdinand. On the other hand, Chelsea striker Didier Drogba was the top-topnya.

However, not Sir Alex Ferguson if not optimistic. United's coach confident despite his team winning at home to compete against. "We can win games that. There is nothing to doubt, "said Ferguson told Sky Sports.

"Maybe what I am saying strange, considering we had a bad record at Stamford Bridge during the last seven years. But, this fight will be harder for them too," said the man was from Scotland.

Ferguson's certainly improved from the last appearance against CSKA Moscow (3-3) in the Champions League is the pattern of defense. He asked his men to not play too open. Because, this time against tougher. Once the left of Chelsea, not easy to reverse the situation.

According to Ferguson, Chelsea flourished under Ancelotti. But, he was holding pattern. The Blues develop more of a 4-4-2 pattern can be transformed into diamonds by stacking many midfielders in the middle.

Read More ..

Rabu, 04 November 2009

Mancini Tepis Isu ke Liverpool


Mancini Tepis Isu ke Liverpool
Tuesday, 03 November 2009 21:58

Nama Roberto Mancini disebut-sebut sebagai calon pengganti Rafael Benitez yang gagal membawa Liverpool bersinar musim ini. Namun Mancio lekas menepis rumor suksesi itu.

Liverpool sejauh ini telah kalah lima kali, di mana yang terakhir diderita dari tangan Fulham. Alhasil, posisi Benitez sebagai manajer pun mulai digoyang dan saat itulah nama Mancini yang sekarang mengganggur mulai muncul.

Mancini sekarang sudah benar-benar bebas meski sebenarnya telah menganggur sejak dipecat Inter Milan tahun 2008. Pekan lalu, Inter telah resmi melepas kontrak pelatih berusia 44 tahun itu.

Saat ditanya tentang kansnya melatih Liverpool, Mancini seperti dikutip Football Italia menjawab, "Saat ini, tidak ada apa-apa. Tapi saat Anda bicara soal pelatih dan tim yang tengah kesulitan, mereka yang sedang available pasti dibicarakan."

Selain dihubungkan dengan Liverpool, Mancini juga dikaitkan dengan Real Madrid. Kursi pelatih Los Blancos yang kini diduduki Manuel Pellegrini tengah panas karena performa tim belum sesuai harapan.

"Saya akan melihat kalau ada tawaran yang datang dan lantas saya akan mengevaluasinya," tandas Mancini.

Read More ..
Check Page Rank of any web site pages instantly:
This free page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service
Paid2YouTube.com